14/02/26

Willem J. Kolff ahli bedah medis, penemu terkemuka tentang ginjal, paru-paru, & jantung buatan

        Willem Johan Kolff, dokter Amerika kelahiran Belanda (lahir 14 Februari 1911, Leiden, Belanda—meninggal 11 Februari 2009, Newtown Square, Pennsylvania), adalah seorang insinyur biomedis perintis yang menciptakan mesin dialisis ginjal dan memimpin tim medis yang pada 2 Desember 1982, menanamkan jantung buatan pertama pada manusia di Barney Clark. Setelah meraih gelar MD (1938) dari Universitas Leiden, Kolff menerima gelar Ph.D. (1946) dari Universitas Groningen.


        Selama Perang Dunia II, ia mulai mengerjakan pembuatan ginjal buatan pertama, menggunakan selongsong sosis; upaya awal ini membuka jalan bagi terciptanya mesin dialisis pertama, yang membersihkan darah pasien yang mengalami gagal ginjal. Setelah berimigrasi (1950) ke AS, ia bergabung dengan Cleveland Clinic Foundation pada tahun yang sama; ia mengikuti ujian medis ulang dan menjadi warga negara AS. Pada tahun 1956, ia merancang oksigenator membran yang digunakan dalam operasi bypass. Jantung buatan pertamanya ditanamkan pada seekor anjing pada tahun 1957 dan membuat hewan itu tetap hidup selama 90 menit.

Kolff sedang melihat replika mesin dialisis ginjal pertamanya, bersama dengan mantan asistennya, profesor Jacob van Noordwijk (1920–2008).

Sebuah tabung selofan berisi darah manusia melewati campuran rendaman garam di ginjal buatan baru ini di Cleveland Clinic. 
Pengembangnya, Dr. Willem J. Kolff, adalah dokter Belanda yang baru saja bergabung dengan staf di klinik tersebut. Yang menyaksikan adalah Dr. Irvine H. Page, Direktur Penelitian, dan Dr. AC Corcoran, Asisten Direktur Penelitian.
5 Maret 1950.

        Sepanjang sisa dekade 1960-an, Kolff memperjuangkan kemajuan dalam bidang ginjal dan jantung buatan. Kolff mendorong pengobatan dialisis ginjal jangka panjang yang terjangkau; karyanya pada "dialisis mesin cuci Maytag" menunjukkan dedikasinya untuk menyediakan perawatan yang terjangkau bagi pasien. Namun, karena kurangnya dukungan dari Cleveland Clinic, Kolff meninggalkan Klinik tersebut pada tahun 1967 dan pindah ke Universitas Utah. Di Universitas Utah, Kolff terus meningkatkan karyanya pada ginjal dan jantung buatan. Kolff juga mulai mengerjakan anggota tubuh buatan, mata buatan, dan telinga buatan. Pada tahun 1970, Kolff mendirikan perusahaan pertamanya, Vital Assist, dan dinominasikan untuk Hadiah Nobel. Selain itu, berbagai sumber melaporkan bahwa Kolff dianugerahi gelar kebangsawanan oleh Ratu Juliana dari Belanda dan memiliki gelar Komandan Orde Oranje-Nassau. 


        Kolff adalah anggota pendiri American Society for Artificial Internal Organs dan menerima lebih dari 120 penghargaan, terutama Albert Lasker Clinical Medical Research Award, yang ia raih bersama pada tahun 2002. Selain itu, Kolff merancang organ buatan lainnya, termasuk mata, telinga, dan anggota tubuh, hingga pensiun pada tahun 1997. 


      Di luar kontribusinya langsung di bidang kedokteran, Kolff berperan sebagai mentor dan kolega yang menginspirasi bagi mereka yang bekerja dengannya. Reputasi internasionalnya tidak hanya memuji kemampuannya sebagai penemu, tetapi juga sifatnya yang suportif. Banyak orang yang bekerja dengan Kolff menjadi teman dekatnya; beberapa menganggapnya sebagai figur ayah. Dalam kehidupan pribadinya, Kolff menikahi kekasih masa kecilnya, Janke Huidekoper, pada tahun 1937. Bersama-sama, mereka memiliki lima anak, Jack, Kees, Therus, Albert, dan Adrie. Kolff dan Janke bercerai pada tahun 2000. Sembilan tahun kemudian, pada tanggal 11 Februari, Kolff meninggal dunia pada usia 97 tahun.








Source:
https://humantechnopole.it
https://www.britannica.com
https://case.edu


Tidak ada komentar:

Posting Komentar